cara membuat hotspot ganda mikrotik

Diposting pada

cara membuat hotspot ganda satu alat

tokopuas.com – routerboard mikrotik merupakan alat jaringan yang sangat canggih, untuk management jarjngan wifi.

salah satu yang sering di manfaatkan jika memakai mikrotik adalah fitur hotspot, fitur ini akan memudahkan administrator untuk mengelola user, bandwith, dan juga kuota.

nah, pernah gak terfikir untuk membuat lebih dari 1 hotspot dengan 1 alat, jadi, kita bisa membuat hotspot 1 di khususkan untuk anak sekolah, sedangkan hotspot 2 di khususkan untuk keluarga, dst. nah mikrotik bisa melakukannya. sebelum memulai tutorial ini ada hal yang harus di perhatikan.

interface tidak terslave atau terbridge

interface mewakili port yang ada di mikrotik, jika interface port sudah di satukan ( slave ) atau terbridge, maka anda hanya bisa memilih port master. misalnya begini, port LAN 2, LAN 3 dan Wlan telah di stukan dalam satu buah pengaturan interface bridge, maka anda tidak bisa memilih port LAN 2, LAN 3 dan Wlan , tapi hanya bisa memilih port master bridge untuk di berikan hotspot…

setting DHCP server untuk port interface telah benar.

di setting sebelumnya, saya telah setting port LAN 3 ( ether3 ) dan Wlan 1 agar bisa di aliri koneksi internet. nah , di tutorial sebelumnya, saya telah setting wlan 1 agar menjadi mode hotspot, anda bisa membacanya di sini : cara setting hotspot mikrotik rb951ui-2hnd.

agar di tulisan ini, anda tidak bingung, saya sarankan anda membaca tutorial yang telah saya buat sebelumnya, baca : cara setting pertama mikrotik .

untuk memulai membuat hotspot, silahkan login ke mikrotik dengan winbox. setelah berhasil login, silahkan klik menu IP – Hotspot.

langkah selanjutnya, anda akan bertemu tampilan seperti gambar di bawah ini :

tampilan hotspot1, telah saya sambungkan dengan interface wlan 1, jadi untuk membuat hotspot lagi, saya akan menyambungkanya ke ether3.

sekarang, lanjutkan dengan mengklik Hotspot Setup, dan pilih interface Ether 3.

ether 3 saya pilih, karena port ini belum tergabung dengan hotspot, lanjutkan dengan klik tombol ” Next ‘.

jika pengaturan ip adress ether 3 telah sukses, maka ip akan ter input otomatis, jangan lupa berikan centang ” masquerade Network “, dan lanjutkan dengan mengklik ‘ Next

untuk adress Pool of Network, biarkan default saja, dan lanjutkan dengan mengklik ” Next “.

jika anda tidak punya sertifikat ssl, langsung klik ” Next ‘.

IP Adress of SMTP Server biarkan default saja, 0.0.0.0 , dan klik Next.

untuk DNS server, secara otomatis akan di input berdasarkan DNS yang telah di setting sebelumnya. jika anda tidak ingin merubahnya, lanjutkan dengan mengklik ‘ Next ‘.

untuk DNS name, silahkan masukkan sesuka hati, yang penting harus ada akiran domain, seperti .com , .id, dst. alamat ini nantinya di gunakan untuk login dan mengechek status akun. setelah DNS name di masukkan , yang harus di ingat, dns name tidak boleh sama dengan hotspot lain yang telah di setting. setelah selesai , lanjutkan dengan mengklik ” Next “.

di bagian ini, anda harus membuat user, yang perlu di ingat, nama user tidak boleh sama dengan user yang telah ada. setelah selesai, klik NExt,dan sekarang, anda telah berhasil membuat 2 buah hotspot dalam satu alat.

tampilan jika berhasil.

tampilan di atas, menunjukkan anda telah berhasil, kini anda bisa membuat user khusus yang hanya bisa di pakai di hotspot 1, atau bisa juga membuat user yang bisa digunakan untuk kedua hotspot yang di buat…

sekarang, saya akan mencoba melakukan akses ke dns name yang telah di buat tadi, pintuku.com .. tampilanya akan seperti gambar di bawah ini :

agar router yang terkoneksi dengan hotspot anda bisa langsung akses tanpa harus di repotkan dengan login, anda dapat menggunakan mode PPPoE, untuk menggunakan mode ini, anda bisa baca : pengaturan mode PPPoE.

semoga tulisan yang saya buat ini berguna dan bermanfaat, jangan lupa like dan share, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.