arti peribahasa jawa abjad b

kata – kata atau pepatah dalam bahasa jawa yang mempunyai arti khusus.

tulisan ini adalah kelanjutan dari arti perbahasa jawa abjad A yang sebelumnya telah saya tulis. dan ini akan di lanjutkan ke permulaan abjad B.

Bacin – bacin yen iwak : bau – bau busuk asalkan ikan. artinya : karena masih saudara sendiri, seburuk apapun kelakuanya tetap akan di perlakukan berbeda.

badhigul angene : bodoh hendak di perhatikan. artinya : agar di perhatikan orang banyak , sibodoh pun berlagak pandai.

bahni anempuh toya : seperti api yang menyerbu air. artinya : dua belah pihak yang saling berperkara, setelah ada keputusan, salah satunya malah menggugat hakim.

bahni maya pramana : api bisa membuat sesuatu yang samar dan terang. artinya : orang yang membalas tuduhan dengan cacian kutukan.

bajul buntung : buaya tak berekor. artinya : lelaki penggoda yang tidak mau bertanggung jawab.

bajul dharat : buaya darat. artinya : lelaki jahat atau lelaki yang suka mengganggu wanita.

bakul tikus : penjual seperti tikus. artinya : orang yang berjualan di rumahnya sendiri karena kehabisan mobal, karena merugi terus.

bakul timpuh : penjual duduk bersimpuh : artinya : orang yang tidak sungguh – sungguh berjualan, sehingga apabila tidak ada yang membeli, maka daganganya akan di makan atau di pakai sendiri.

baladewa ilang gapite : baladewa ( nama tokoh wayang yang sifatnya mudah marah ) hilang tangkai penjepitnya. artinya : seseorang yang kehilangan keberanian, karena ketahuan kelemahanya atau seseorang yang kehilangan semangat hidupnya karena sudah tidak berkuasa lagi.

bali nyang kinjeng dome : kembali menjadi capung kecil. artinya : orang kecil yang di angkat menjadi pegawai pemerintah, lalu bertindak sewenang – wenang, akhirnya di pecat lalu menjadi rakyat kecil lagi.

bali nyang kinjeng dome : kembali menjadi capung kecil. artinya : orang kecil yang di angkat menjadi pegawai pemerintah, lalu bertindak sewenang – wenang, akhirnya di pecat lalu menjadi rakyat kecil lagi.

balik bol : dubur yang terbalik. artinya : keadaan yang terbalik, seperti raja menjadi rakyat, atau rakyat menjadi raja, guru menjadi murit atau murid menjadi guru.

balung gajah : tulang gajah. artinya : orang yang memiliki kedudukan tinggi, kaya raya, dan dari keturunan orang ternama, sehingga segala sesuatunya sangat di pertimbangkan oleh orang lain.

balung peking : tulang burung pipit. artinya : orang miskin dan menderita hidupnya, biasanya rendah kualitas usahanya.

balung tinumpuk : tulang di tumpuk, artinya : orang yang menikahkan dua anaknya secara bersamaan.

bandha bandhu : harta dan saudara. orang yang banyak memiliki harga dan banyak saudara.

bangsa parosa : kelompok pemaksa. artinya : orang yang suka merampas hak orang lain.

banyak, dhalang, sawung galing, kacu mas, arda walika : angsa, ayam jago, sapu tangan, emas, dan naga emas. artinya : benda upacara kerajaan sebagai simbol kebesaran dan kekuasaan raja atas dunia material dan spiritual atau simbol kemakmuran dan keamanan sebuah kerajaan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.